10 Cara Mengembangkan Kepribadian Positif Pada Anak

10 Cara Mengembangkan Kepribadian Positif Pada Anak

Orang dengan bibir berukuran sedang cenderung mandiri dalam hubungan, menghargai kasih sayang, tetapi tidak menyukai drama. Orang-orang dengan bola mata berwarna gelap dinilai lebih introvert dan misterius. Sementara yang memiliki warna lebih terang dinilai lebih terbuka dan sosial. Orang-orang dengan bola mata biru muda dan iris melengkung dikenal sangat teguh dengan pendapat dan cenderung sangat Kakek Zeus kompetitif, sementara yang bola matanya biru gelap ditemukan memiliki banyak kekuatan fisik dan sangat sensitif. Para peneliti berpendapat bahwa baik kepribadian dan struktur mata terkait dengan lobus frontal otak yang bertanggung jawab untuk membentuk kepribadian kita. Studi ini juga menemukan bahwa orang dengan wajah lebar lebih cenderung berprasangka, tanpa emosi, dan sangat sukses.

Rasa percaya diri bisa ditingkatkan dengan menghindari hal yang membuat Anda stres. Anda bisa membangun kepercayaan diri dengan melakukan hal-hal yang Anda suka. Nah, untuk keluar dari masalah tersebut, ini waktunya Anda beralih ke pola hidup yang lebih sehat.

Dalam dunia yang kompetitif dan global ini, banyak orang dapat melakukan pekerjaan yang kita lakukan, karena itu, kita harus mampu bersaing, berbuat sesuatu yang menjadikan kita di atas dalam persaingan baik dalam pendidikan atau dalam pekerjaan. Salah satu cara untuk membedakan diri dari orang lain adalah melalui peningkatan kecerdasan emosi. Bila dikaitkan dengan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, maka peningkatan kecerdasan emosional menjadi urutan pertama dibandingkan dengan kecerdasan kecerdasan lainnya. Dalam menentukan kesuksesan karir pun kecerdasan emosional memainkan peranan penting. Mampu bekerjasama dalam tim adalah contoh dari perilaku emosional yang cerdas, sehingga menyelesaikan sebuah tugas secara bersama dan meraih sukses. Dalam tataran private, psikologi kepribadian dapat membantu Anda memahami sifat maupun karakteristik diri sendiri.

Hal- hal baik untuk meningkatkan kepribadiaan kita

Forum Organisasi Profesi Ilmiah Indonesia yang beranggotakan berbagai Organisasi Profesi Ilmiah diharapkan secara ilmiah mampu merumuskan Manusia Indonesia Abad 21 Yang Berkualitas Tinggi sehingga arah pembangunan bangsa dan negara pun bisa ditata lebih baik. Untuk itu perlu dicarikan upaya agar dapat memberdayakan Manusia Indonesia dengan meningkatkan kualitas ketangguhan dan kemandirian dengan tetap peduli lingkungan sehingga lebih mampu menyikapi berbagai perubahan kondisi dan situasi. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat memunculkan karakteristik Manusia Indonesia yang berkualitas tinggi, yang menggambarkan manusia dan budayanya serta kaitannya dengan kehidupan lingkungan . Sikap dan perilaku orang tua sebagai anggota masyarakat yang menampilkan gaya hidup dan etos kerja serta pengembangan interaksi dengan lingkungan akan direkam anak, baik untuk kepentingan belajar instrumental maupun belajar observasional. Perilaku masyarakat menuju abad 21 tidak lagi mencerminkan setia kawan, gotong royong seperti yang tampak di era sebelumnya.

Dalam perjalanan sejarah itu telah timbul pula gagasan, sikap, dan tekad yang bersumber dari nilai-nilai budaya bangsa serta disemangati oleh cita-cita moral rakyat yang luhur. Sikap dan tekad itu adalah pengejawantahan dari satu Wawasan Kebangsaan. Namun, penataan kehidupan Kebangsaan , harus berjalan di atas rel kesepakatan bersama, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan seloka Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila sebagai landasan idiil, menjadi dasar bagi memantapkan pemahaman konsepsi Wawasan Kebangsaan; Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai landasan konstitusional yang merupakan sumber hukum tertinggi dari hukum yang berlaku di Indonesia.

Pentingnya pendidikan karakter yang baik bagi anak harus ditanamkan sejak dini. Tumbuhnya karakter anak yang baik akan membuat anak memiliki pola pikir dan perilaku yang baik pula. Pendidikan karakter tidak hanya didapatkan di sekolah, tetapi pendidikan karakter harus diberikan pada anak sejak dini melalui keluarga dan orang terdekatnya. Pendidikan karakter bias diterapkan dengan mengajarkan anak cara bertutur kata dan berperilaku yang baik dan sopan.

Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistik; dapat menilai keberhasilan yang diperolehnya dan meraksinya secara rasional, tidak menjadi sombong, angkuh atau mengalami superiority advanced, apabila memperoleh prestasi yang tinggi atau kesuksesan hidup. Jika mengalami kegagalan, dia tidak mereaksinya dengan frustrasi, tetapi dengan sikap optimistik. Mampu menilai situasi secara realistik; dapat menghadapi situasi atau kondisi kehidupan yang dialaminya secara realistik dan mau menerima secara wajar, tidak mengharapkan kondisi kehidupan itu sebagai sesuatu yang sempurna. Karakter yaitu konsekuen tidaknya dalam mematuhi etika perilaku, konsiten tidaknya dalam memegang pendirian atau pendapat. Belajarlah mengikhlaskan berbagai hal yang terjadi di masa lampau, terutama kejadian atau peristiwa yang tidak menyenangkan dalam hidupmu. Apapun yang terjadi di masa lalu, biarkan berlalu karena kamu juga berhak bahagia, bukan?

Comments are closed.